My money is back!

Gue jarang belanja online, bukan karena takut ketipu dan lain sebagainya, tapi emang nggak punya dana buat belanja sering-sering, maklum bukan anak konglomerat.

Bulan Januari, tepatnya tanggal 10, gue  pesan barang dari Qoo10 Indonesia. Barang yang gue pesan ini adalah produk kecantikan berupa travel kit – isinya tiga macam produk dalam bentuk mini.

16 Januari 2015, gue terima surel yang menyatakan bahwa barang yang gue pesan sudah dikirim. Tapi setelah hampir dua minggu, barang pesanan gue tak kunjung sampai. Karena aturan main dari Qoo10 menyatakan bahwa gue harus menghubungi seller terlebih dahulu jika barang pesanan belum sampai, akhirnya gue kirim surel ke sellernya.

percakapan gue dengan si seller

7 Februari 2015, ada paket sampe ke rumah. Gue senang bukan main, karena udah lama memang pengen nyobain produk yang satu ini. Begitu gue buka, ternyata isinya bukan barang yang gue pesan, melainkan baju dan terdapat sebuah memo yang menyatakan bahwa baju itu sebagai permintaan maaf karena barang pesanan gue habis. Sellernya berjanji bahwa dia akan kirim barang gue tanggal 27 Februari. Di sini gue masih memaklumi. Tapi sudah berhari-hari setelah tanggal yang dijanjikan, barang gue juga tak kunjung datang. Gue kirim surel lagi dan jawabannya kurang lebih sama kayak jawaban di atas. Sampai akhir bulan Maret, gue terus neror si seller nanyain barang gue, tapi jawabannya masih sama “kami akan melakukan pengecekan terlebih dahulu”. Mulai di sini gue ngerasa si seller nggak beres. Tanggal 26 Maret gue memutuskan kirim surel ke Qoo10.

Jawaban yang gue terima bisa dibilang nggak memuaskan. Bahkan bikin bete. Gue diminta kirim baju yang dikasih kemarin kalau belum dipake, tapi kalau udah dipake, gue harus nunggu kalau sampai sellernya kirimin barang. Bahkan gue sempet bilang ke mereka kalau pelayanan mereka jelek, karena sampai 3 minggu, mereka terus balas dengan “kami akan memprosesnya” yah kurang lebih gitu intinya. Surel terakhir yang gue terima dari Qoo10 itu 28 April, setelah itu gue memutuskan untuk nggak hubungin mereka lagi, karena gue berfikir apa yang gue lakukan cuman nyape-nyapein aja, gue yakin surel-surel yang mereka kirim ke gue hanya bentuk formalitas semata.

Unexpectedly, tanggal 3 Juni gue terima surel dari Qoo10. Ini isinya. 

Tapi setelah gue lakukan sesuai prosedur yang dikasih tau, gue nggak bisa narik uang gue. Protes lagi lah gue #tukangprotes

Setelah jari keriting nulis protes terus ke sana ke mari, akhirnya tanggal 13 Juni gue berhasil menarik uang gue. I’m truly happy!

Berhubung gue udah jadi pelanggan yang nyebelin selama sekian bulan, gue nggak lupa kirim surel ngucapin terima kasih buat bantuan mereka.

Sekian dan terima kasih sudah membaca 🙂

Ps : ini murni review sebagai bentuk kepuasan gue belanja di sana.

Advertisements