Operasi graham bungsu

Graham bungsu saya sebenarnya sudah tumbuh lama sekali, mungkin sekitar empat tahun yang lalu. Tapi waktu itu saya berfikir ini hanya tumbuh gigi biasa, jadi nggak mau diambil pusing. Emang sih selama pertumbuhannya, gusi saya sering cenat-cenut, bahkan berdarah kalau kena sikat gigi. Saya konsultasi ke dokter gigi, waktu itu disarankan kumur dengan betadine untuk meredam rasa sakit dan rontgen gigi untuk tahu bagaimana posisi si gigi, apakah perlu diambil atau tidak.

Hal yang saya lakukan dari dua saran dokter di atas hanya berkumur dengan betadine dan nggak pergi rontgen gigi. Pasalnya berkumur dengan betadine membantu banget dalam mengatasi sakit. Jadi saya pikir sudah tidak ada masalah. Tapi setelah dipikir-dipikir, sampai kapan mau berkumur dengan betadine? Lagipula saya merasa makin ke sini rasanya posisi gigi di depan graham bungsu ini makin nggak beres, dia semakin terdorong, belum lagi makanan suka nyangkut di dalam gusi si graham bungsu, lumayan bikin cenat-cenut. Terkadang lidah saya juga saya julurkan ke gusi graham bungsu dan ada bau tidak sedap dari sana sehingga saya jadi kurang pede.

Akhirnya dua minggu lalu saya putuskan rontgen gigi dan ternyata posisi graham bungsu saya posisinya miring, persis seperti gambar di bawah ini. 


Sumber foto
Hasil googling sana sini menyatakan kalau si graham bungsu harus dioperasi. Mendengar kata operasi saya ciut banget. Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan tidak sedikit. Operasi graham bungsu ditangani oleh dokter bedah mulut, bukan dokter gigi biasa.

Tiba saatnya saya harus dioperasi. Saya disuntik sebanyak empat kali dan rasanya lumayan cekat-cekit sewaktu si jarum menusuk gusi saya. Dokter bilang, posisi gigi saya ini susah banget, sehingga gigi saya tidak bisa diambil dalam keadaan utuh, harus dipecah dulu. Dokternya juga menyampaikan kalau kemungkinan ada dampak kesemutan yang akan timbul di sekitar bibir saya dalam waktu yang lama, sekitar tiga bulan sampai setahun karena ini berhubungan dengan saraf. Kedengarannya memang menakutkan banget, bahkan saya sampai memastikan ke dokter kalau ini bukan hal yang membahayakan.

Operasi dimulai. Rasanya nggak sakit, tapi seolah-olah tulang rahang saya mau copot, saya sampai mengangkat tangan beberapa kali. Tapi dokternya mengabaikan saya ๐Ÿ˜‚. Sangkin lebaynya rekasi saya, dokter sampai meminta asistennya untuk memegangi kepala saya. Begitu dokter bilang sudah selesai dan tinggal dijahit, rasanya lega luar biasa!! Ini untuk pertama kalinya saya dijahit dan saya bisa merasakan benangnya di bibir saya waktu dokternya menjahit.

Ini sudah hari kedua setelah saya operasi. Gusinya sudah tidak sakit,  justru tenggorokan saya yang sakit sehingga saya susah menelan apapun dan pipi bengkak. Tulisan ini bukan bermaksud menakut-nakuti, hanya mau berbagi pengalaman saya dioperasi. Reaksi tubuh setiap orang tentunya beda-beda. Teman saya sehari setelah operasi sudah bisa makan ayam McD hahaha, saya mau nelan bubur aja nggak bisa. Saya bahkan sempat demam beberapa jam setelah operasi, sedangkan teman saya tidak sama sekali, cukup minum obat, tidur dan begitu bangun sudah hilang rasa sakitnya.

Biaya operasi graham bungsu beragam, tergantung rumah sakit dan tingkat kesusahan gigi kita. Kebetulan saya ambil di Lakesgilut AU di halim (RSGM AU), harganya satu setengah juta sampai  dua setengah juta (bisa berubah sewaktu-waktu). Buat siapapun yang mau operasi graham bungsu, lebih baik jangan ditunda-tunda deh, biar cepat selesai rasa takutnya ๐Ÿ˜„

Advertisements

One thought on “Operasi graham bungsu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s