Petualangan dengan lip balm

Ada dua tipe manusia di dunia ini.

  1. Manusia beruntung yang jarang banget-banget minum air putih tapi bibirnya nggak pernah kering (pastinya bukan saya).
  2. Manusia yang banyak minum air putih tapi bibirnya kering kerontang. Nah yang ini saya.

Dulu zaman saya masih sekolah dan kuliah, bibir saya itu sering banget pecah-pecah sampai berdarah. Udah ngeri belum? Atau jijik? Herannya, saya nggak pernah tuh yang namanya mencoba untuk pakai lip balm. Continue reading “Petualangan dengan lip balm”

Advertisements

Pergi ke Poli THT

Belum lama ini saya ikut medichal check up yang diharuskan sama kantor. Puji Tuhan semuanya normal, gula, darah, paru-paru dan jantung saya juga baik-baik aja. Oya cerita periksa jantung ini agak lucu, nanti saya buatkan tulisan terpisah ya. Hasil medical check up menganjurkan saya ke beberapa dokter, salah satunya dokter THT. Oh, okay waktunya browsing dokter.

Saya ini orangnya rewel banget soal dokter. Kalau bisa saya harus ke dokter yang sudah ada rekomendasinya dari temen atau rekomendasi dari tulisan orang di internet. Kalau soal flu-flu biasa saya nggak pilih-pilih dokter, tapi Continue reading “Pergi ke Poli THT”

Cerita soal jerawat

Peringatan: Akan ada foto-foto jerawat yang buat sebagian orang menjijikan. Jadi skip aja buat yang jijik-an.

Suatu hari di bulan September, beberapa hari kepulangan saya dari Vietnam, saya mendapat oleh-oleh dua buah jerawat sekaligus yang letaknya dekat sekali dengan hidung. Ukurannya cukup besar, orang yang bertatap muka dengan saya pasti langsung ‘ngeh’ sama jerawat itu.

Kulit saya bukan tipe yang mudah berjerawat (tadinya). Tapi sebulan sekali saya pasti ada jerawat, biasanya muncul satu di dagu menjelang menstruasi. Udah gitu aja, nggak pernah pindah-pindah. Tapi semua tinggal kenangan setelah pulang dari Vietnam, hiks. Perlahan tapi pasti, jerawat muncul satu-satu, letaknya menyebar di seluruh wajah kecuali jidat. Continue reading “Cerita soal jerawat”

Sisa gigi yang tertinggal

Sewaktu menulis tulisan ini, di mulut saya masih ada kasa, baru saja selesai operasi. Ya, hari ini saya operasi graham bungsu yang kedua kalinya, karena hasil foto panoramic menunjukan ada sisa gigi yang tertingal. Operasi pertama saya sebelumnya sudah saya ceritakan di sini dan apa yang saya alami pasca operasi ada di sini.

Operasi pertama saya mungkin bisa dibilang ngaco (Eh?) sehingga saya harus dua kali operasi di tempat yang sama. Apa saya kembali lagi ke dokter pertama saya yang mengoperasi saya? Ogah, takut. Atas rekomendasi temannya teman yang operasi graham bungsunya juga bermasalah, saya mempercayakan operasi kedua saya ke SmileWorks Continue reading “Sisa gigi yang tertinggal”

Untuk siapapun di luar sana,

 

Tolong baca sampai habis. Siapa tau diantara kalian punya seseorang yang pernah mengalami hal serupa dengan gue.

Hari ini sudah dua minggu lebih sejak gue operasi graham bungsu. Terakhir gue ke Rumah Sakit tempat gue operasi, itu minggu lalu untuk buka jahitan. Gue sempat menanyakan ke dokter mengenai keadaan gue yang menurut gue ‘tidak normal’, katanya kedaan gue normal. Tapi sekarang gue jadi ragu, karena ini sudah dua minggu lebih. Leher gue masih susah nengok, pipi gue dekat gusi yang kemarin giginya diambil masih ada jendolan, bagian bawah pipi gue masih bengkak, rahang gue hanya bisa membuka satu jari, Continue reading “Untuk siapapun di luar sana,”